Menurut dia, pengembangan geothermal di Flores merupakan bagian dari upaya menghadirkan sistem kelistrikan yang lebih andal, bersih, dan berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara.

“NTT memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan energi bersih nasional. Kami berharap pertemuan ini menjadi ruang diskusi yang konstruktif untuk membahas berbagai langkah yang telah, sedang, dan akan dilakukan PLN dalam pengembangan geothermal di Flores. Sinergi bersama DPRD dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting agar pengembangan energi dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rizki.

Ketua DPRD NTT Ir. Emelia Julia Nomleni menegaskan bahwa pemerataan akses listrik menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di NTT. Karena itu, menurut dia, pengembangan geothermal perlu diiringi edukasi dan penyampaian informasi yang utuh kepada masyarakat.

“Kami DPRD berdiri di satu sisi yang sama dengan masyarakat, semua pekerjaan diutamakan untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat, masyarakat harus mendapatkan informasi seluas-luasnya terkait pengembangan panas bumi di NTT. Masyarakat perlu memahami apa itu geothermal dan manfaatnya. Ketika informasi tidak tersampaikan dengan baik, maka kekhawatiran akan mudah muncul. Di sini PLN memiliki peran penting dalam membangun komunikasi kepada masyarakat,” Ujarnya.