Selain pengembangan infrastruktur kelistrikan, PT PLN (Persero) UIP Nusra juga menjelaskan berbagai program sosial yang dijalankan di sekitar wilayah pengembangan geothermal.

Sejak 2020 hingga 2026, PLN telah melaksanakan puluhan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Ulumbu, Mataloko, hingga Atadei.

Program-program tersebut meliputi pembangunan sarana air bersih, bantuan pendidikan, pembangunan rumah adat, pengembangan kelompok tani hortikultura, bantuan ternak, listrik gratis, pengembangan UMKM, pengobatan gratis, hingga pelatihan keterampilan masyarakat.

“Kami juga berupaya memastikan masyarakat di sekitar proyek dapat tumbuh bersama dengan pengembangan yang dilakukan. Karena itu, pendekatan sosial dan budaya terus kami kedepankan agar pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rizki.

PT PLN (Persero) UIP Nusra menegaskan bahwa seluruh proses pengembangan geothermal dilakukan dengan mengedepankan keterbukaan informasi, pendekatan dialog, serta memperhatikan aspek sosial dan lingkungan.

Melalui konsultasi tersebut, PT PLN (Persero) UIP Nusra dan DPRD NTT berharap sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pengembang dapat terus diperkuat sehingga pengembangan energi panas bumi di NTT mampu menjadi fondasi penting menuju kemandirian energi dan pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Humas PLN)