Kupang, KN – Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT, akan memfasilitasi proses pemulangan jenazah mahasiswi Yerdi Efrosina Bekliu.

Yerdi ditemukan meninggal dunia di kamar kos, Minggu (10/5/2026) dini hari sekira pukul 02.00 WITA.

Kematian Yerdi dinliai banyak pihak janggal, karena menyisakan tanda-tanda kekerasan, sehingga harus dilakukan otopsi jenazah di RS Bhayangkara Kupang.

Ketua BPH PB PGRI NTT, Dr. Semuel Haning, S.H.,M.H menegaskan, pihaknya akan memfasilitasi proses pemulangan jenazah ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

“Kita akan hantar sampai di kampung. Seluruh, segala sesuatu biaya, keluarga tidak boleh tanggung. Kami yang tanggung dari kampus,” kata Dr. Semuel Haning, saat memantau proses otopsi di RS Bhayangkara Kupang, Minggu (10/5/2026).

Ia menjelaskan, tanggung jawab kampus akan dimulai pada hari ini, sampai jenazah tiba di rumah duka di Ayotupas, TTS.

“Di kampus UPG 1945 NTT, segala sesuatu kita urus bukan sebagai mahasiswa, tapi kita urus sebagai anak kita sendiri. Anak kita, kita akan urus sampai di kampung,” tandasnya. (*)