Ia berharap, laporan-laporan yang disampaikan, bisa membuka tabir gelap hubungan antara Kejaksaan Negeri Alor dan Mukhlis.

“Hubungan hukumnya seperti apa, karena sampai dengan saat ini masih menjadi misteri dan tanda tanya besar. Kami lebih sekarang fokusnya terkait dengan persoalan Mukhlis,” tandas Fransisco.

Warga Desak Tetapkan Mukhlis Jadi Tersangka

Diberitakan sebelumnya, masyarakat mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Alor untuk segera menetapkan kontraktor penyedia lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Desa Alumang, Kecamatan Pantar Barat Laut, Kabupaten Alor, sebagai tersangka.

Desakan ini muncul lantaran proyek yang dibiayai dana desa tahun 2025 tersebut belum terealisasi meski anggaran telah dicairkan sepenuhnya.

Salah satu warga Pulau Pantar, Bernadus Wabang, menyebut kontraktor bernama Mukhlis sudah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka.

Ia menilai terdapat indikasi penyimpangan karena dana proyek telah dicairkan 100 persen, sementara barang belum tersedia hingga Maret 2026.