Ba’a, KN – Di tengah upaya memperkuat harmoni sosial dan kehidupan beragama, dukungan terhadap perayaan Paskah di Kabupaten Rote Ndao kembali mengemuka. Bank NTT Cabang Rote Ndao menyerahkan bantuan dana sebesar Rp25 juta kepada panitia Perayaan Paskah 2026, Rabu (1/4/2026), sebagai bagian dari komitmen mendorong kolaborasi lintas sektor di daerah.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Jonas M. Selly, yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Paskah 2026. Penyerahan dilakukan oleh Pimpinan Cabang Bank NTT Rote Ndao, Ade Roni Oematan, disaksikan Ketua Klasis Lobalain Mariana J.B.B. Nalle-Sirah, serta jajaran panitia.
Lebih dari sekadar dukungan finansial, bantuan ini mencerminkan upaya merawat nilai kebersamaan yang hidup dalam masyarakat Rote Ndao. Semangat Mbule Sio—yang mengedepankan harmoni dan keselarasan, menjadi landasan dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan sektor perbankan.
“Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi bagaimana kita bersama-sama menjaga kebersamaan dan mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat,” ujar Sekda Jonas.
Ia menegaskan, dana yang diterima akan dikelola secara transparan dan bertanggung jawab untuk mendukung seluruh rangkaian kegiatan Paskah yang dirancang melibatkan partisipasi luas masyarakat.
Di sisi lain, Bank NTT melihat dukungan ini sebagai bagian dari peran institusi dalam pembangunan daerah. Kehadiran perbankan, menurut Ade Roni Oematan, tidak hanya berfokus pada layanan keuangan, tetapi juga pada kontribusi sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Perayaan Paskah Rote Ndao 2026 sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dan GMIT Teritori Kabupaten Rote Ndao. Sinergi ini menjadi refleksi nyata dari nilai Mbule Sio yang selama ini dijaga sebagai identitas sosial masyarakat setempat.
Di tengah tantangan pembangunan daerah, kolaborasi semacam ini dipandang penting untuk memperkuat kohesi sosial. Dukungan terhadap kegiatan keagamaan tidak hanya bermakna spiritual, tetapi juga menjadi ruang mempererat persatuan dan mendorong optimisme menuju Rote Ndao yang lebih sejahtera.
Dengan dukungan berbagai pihak, perayaan Paskah tahun ini diharapkan tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat solidaritas dan harapan bersama masyarakat. (*/ab)

