Sementara itu, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menyampaikan, agenda kemandirian energi nasional merupakan momentum strategis, untuk memperkuat sistem kelistrikan serta mengoptimalkan pemanfaatan EBT di wilayah NTT.

“PLN memandang ini sebagai peluang, untuk memperkuat sistem kelistrikan dan memaksimalkan pemanfaatan energi terbarukan di NTT,” ujarnya.

Ke depan, PLN akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah Provinsi NTT, perguruan tinggi, dan para pemangku kepentingan melalui pemetaan potensi, pengkajian proyek yang telah berjalan, serta penyusunan rencana pengembangan yang terukur dan berkelanjutan.

“Kita juga akan menyiapkan sejumlah lokasi prioritas, sebagai proyek percontohan (pilot project) pengembangan energi berbasis EBT, yang dapat direplikasi di berbagai wilayah di NTT,” pungkasnya. (ocp/ab)