Kupang, KN – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, Idul Fitri memiliki makna yang lebih luas dari sekadar perayaan keagamaan.
Ia menyebut, Idul Fitri menjadi landasan moral, untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT dan Forkopimda.
Hal ini disampaikan, saat mengunjungi kediaman sejumlah pimpinan Forkopimda Provinsi NTT, diantaranya Komandan Lanud El Tari Marsma TNI Somad, Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, Ketua MUI Provinsi NTT H. Muhammad S. Wongso, serta anggota DPRD Provinsi NTT NTT H. Mohammad Ansor, pada Sabtu (21/3/2026).
“Makna Idul Fitri tidak hanya sebatas perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi landasan moral untuk memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTT dan Forkopimda,” ujar Gubernur NTT, Melki Laka Lena.
Melki menyampaikan, nilai-nilai yang terkandung dalam Idul Fitri harus menjadi semangat bersama dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Semangat saling memaafkan, mempererat persaudaraan, dan membangun kepercayaan menjadi kunci dalam menciptakan koordinasi yang harmonis dan efektif,” pintanya.



Tinggalkan Balasan