Kupang, KN – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) segera melantik sebanyak 296 kepala sekolah SMA dan SMK di wilayahnya. Saat ini, proses pelantikan tinggal menunggu persetujuan teknis (pertek) dari pemerintah pusat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, menjelaskan, seluruh tahapan seleksi telah dilakukan sesuai regulasi, khususnya mengacu pada Permendiknas Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.
Menurutnya, proses seleksi dimulai sejak November hingga Desember dengan mengundang ratusan guru potensial untuk mengikuti seleksi administrasi.
Dari proses tersebut, ratusan peserta kemudian mengikuti seleksi substansi, hingga akhirnya diperoleh kandidat yang memenuhi syarat untuk diangkat menjadi kepala sekolah melalui jalur reguler.
“Tidak ada yang tiba-tiba diangkat tanpa melalui proses. Semua harus mengikuti tahapan seleksi sesuai aturan. Jika ada informasi yang menyebut seseorang tidak ikut seleksi, silakan dikonfirmasi dan akan kami tindak lanjuti,” kata Ambrosius Kodo, Selasa (17/3/2026).





Tinggalkan Balasan