“Tanpa ada acara seperti ini, tanpa persiapan yang terlalu besar, anak-anak Sumba sudah bisa menjadi runner-up di Ben Mboi Memorial Cup. Dengan adanya turnamen seperti ini kita berharap semakin banyak bibit unggul muncul dari Sumba,” katanya.

Ia bahkan optimistis pada turnamen Ben Mboi Memorial Cup berikutnya, tim dari Sumba berpeluang menjadi juara apabila pembinaan atlet dilakukan secara lebih serius dan terstruktur.

Selain berbicara tentang olahraga, Melki juga menyinggung kebanggaan masyarakat Sumba yang memiliki tokoh besar di bidang sastra nasional, yakni Umbu Wulang Landu Paranggi. Sosok yang dikenal sebagai “Presiden Malioboro” tersebut disebutnya sebagai bukti bahwa banyak talenta besar lahir dari Sumba.

“Orang Sumba harus bersyukur karena punya tokoh besar seperti Umbu Wulang Landu Paranggi. Beliau dikenal sebagai Presiden Malioboro di Yogyakarta dan menjadi guru bagi banyak sastrawan besar di negeri ini. Ini menunjukkan bahwa bibit-bibit unggul dari Sumba itu ada,” ujarnya.

Dalam konteks pembinaan olahraga, Melki meminta agar sekitar 40 atlet terbaik yang terjaring dari turnamen ini dapat dipersiapkan secara serius untuk mengikuti berbagai kompetisi ke depan.