“Tanpa ada acara seperti ini, tanpa persiapan yang terlalu besar, anak-anak Sumba sudah bisa menjadi runner-up di Ben Mboi Memorial Cup. Dengan adanya turnamen seperti ini kita berharap semakin banyak bibit unggul muncul dari Sumba,” katanya.
Ia bahkan optimistis pada turnamen Ben Mboi Memorial Cup berikutnya, tim dari Sumba berpeluang menjadi juara apabila pembinaan atlet dilakukan secara lebih serius dan terstruktur.
Selain berbicara tentang olahraga, Melki juga menyinggung kebanggaan masyarakat Sumba yang memiliki tokoh besar di bidang sastra nasional, yakni Umbu Wulang Landu Paranggi. Sosok yang dikenal sebagai “Presiden Malioboro” tersebut disebutnya sebagai bukti bahwa banyak talenta besar lahir dari Sumba.
“Orang Sumba harus bersyukur karena punya tokoh besar seperti Umbu Wulang Landu Paranggi. Beliau dikenal sebagai Presiden Malioboro di Yogyakarta dan menjadi guru bagi banyak sastrawan besar di negeri ini. Ini menunjukkan bahwa bibit-bibit unggul dari Sumba itu ada,” ujarnya.
Dalam konteks pembinaan olahraga, Melki meminta agar sekitar 40 atlet terbaik yang terjaring dari turnamen ini dapat dipersiapkan secara serius untuk mengikuti berbagai kompetisi ke depan.
“Saya titip betul kepada Pak Umbu Rudi agar 40 pemain yang terjaring dari turnamen ini dipersiapkan dengan baik. Mereka bukan hanya untuk tampil di Ben Mboi Memorial Cup berikutnya, tetapi juga diproyeksikan menjadi pemain voli NTT pada PON 2028,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Melki juga mengungkapkan adanya usulan dari Pemerintah Kabupaten Sumba Timur agar cabang olahraga voli pada PON 2028 dapat digelar di wilayah tersebut.
Usulan itu disampaikan oleh bupati dan wakil bupati Sumba Timur dalam pertemuan sebelumnya dengan gubernur.
“Sebelum datang ke sini saya bertemu dengan Pak Bupati dan Wakil Bupati. Mereka menyampaikan harapan agar pada PON 2028 nanti cabang olahraga bola voli bisa digelar di Sumba Timur,” kata Melki.
Ia mengatakan pemerintah provinsi akan membicarakan kemungkinan tersebut dengan pemerintah pusat, termasuk rencana pembangunan gedung olahraga (GOR) di Sumba Timur yang dapat menjadi venue pertandingan.









Tinggalkan Balasan