Waingapu, KN – Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong pembinaan serius bagi atlet voli dari Sumba Timur sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional 2028 (PON) yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur.
Hal tersebut disampaikan Melki saat menghadiri penutupan Turnamen Voli Dr. Umbu Rudi Kabunang Cup I di Lapangan II Kompleks Pemda Sumba Timur, Sabtu (14/3/2026).
Kehadiran gubernur pada penutupan turnamen itu dilakukan di sela agenda kunjungan kerjanya di Sumba Timur. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti turnamen voli penting karena memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk melihat secara langsung potensi atlet-atlet muda dari daerah yang dapat dipersiapkan menghadapi berbagai kompetisi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Melki menilai turnamen yang digagas anggota DPR RI asal NTT, Umbu Rudi Kabunang, merupakan contoh kegiatan olahraga yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak lainnya.
“Dengan biaya yang dikeluarkan dan manfaat yang dihasilkan, kegiatan seperti ini memberi keuntungan bagi semua pihak. Pemerintah mendapat manfaat, masyarakat juga mendapat manfaat. Konsepnya satu acara, semua pihak ikut untung,” kata Melki.
Ia juga mengapresiasi inisiatif Umbu Rudi Kabunang dalam menyelenggarakan turnamen tersebut. Melki menilai sejak dilantik sebagai anggota DPR RI, Umbu Rudi aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat NTT di tingkat pusat.
“Sejak dilantik menjadi anggota DPR RI saya melihat pergerakan Pak Umbu Rudi bagus dan menjadi corongnya orang NTT di pusat, khususnya di DPR RI,” ujarnya.
Melki menilai kompetisi seperti Umbu Rudi Kabunang Cup penting untuk membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet muda berbakat dari Sumba Timur. Ia mengingatkan bahwa pada turnamen Ben Mboi Memorial Cup sebelumnya, tim dari Sumba berhasil menorehkan prestasi dengan meraih posisi runner-up.
Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa potensi atlet voli dari Sumba cukup besar meskipun belum didukung pembinaan yang maksimal.
“Tanpa ada acara seperti ini, tanpa persiapan yang terlalu besar, anak-anak Sumba sudah bisa menjadi runner-up di Ben Mboi Memorial Cup. Dengan adanya turnamen seperti ini kita berharap semakin banyak bibit unggul muncul dari Sumba,” katanya.
Ia bahkan optimistis pada turnamen Ben Mboi Memorial Cup berikutnya, tim dari Sumba berpeluang menjadi juara apabila pembinaan atlet dilakukan secara lebih serius dan terstruktur.
Selain berbicara tentang olahraga, Melki juga menyinggung kebanggaan masyarakat Sumba yang memiliki tokoh besar di bidang sastra nasional, yakni Umbu Wulang Landu Paranggi. Sosok yang dikenal sebagai “Presiden Malioboro” tersebut disebutnya sebagai bukti bahwa banyak talenta besar lahir dari Sumba.
“Orang Sumba harus bersyukur karena punya tokoh besar seperti Umbu Wulang Landu Paranggi. Beliau dikenal sebagai Presiden Malioboro di Yogyakarta dan menjadi guru bagi banyak sastrawan besar di negeri ini. Ini menunjukkan bahwa bibit-bibit unggul dari Sumba itu ada,” ujarnya.
Dalam konteks pembinaan olahraga, Melki meminta agar sekitar 40 atlet terbaik yang terjaring dari turnamen ini dapat dipersiapkan secara serius untuk mengikuti berbagai kompetisi ke depan.
“Saya titip betul kepada Pak Umbu Rudi agar 40 pemain yang terjaring dari turnamen ini dipersiapkan dengan baik. Mereka bukan hanya untuk tampil di Ben Mboi Memorial Cup berikutnya, tetapi juga diproyeksikan menjadi pemain voli NTT pada PON 2028,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Melki juga mengungkapkan adanya usulan dari Pemerintah Kabupaten Sumba Timur agar cabang olahraga voli pada PON 2028 dapat digelar di wilayah tersebut.
Usulan itu disampaikan oleh bupati dan wakil bupati Sumba Timur dalam pertemuan sebelumnya dengan gubernur.
“Sebelum datang ke sini saya bertemu dengan Pak Bupati dan Wakil Bupati. Mereka menyampaikan harapan agar pada PON 2028 nanti cabang olahraga bola voli bisa digelar di Sumba Timur,” kata Melki.
Ia mengatakan pemerintah provinsi akan membicarakan kemungkinan tersebut dengan pemerintah pusat, termasuk rencana pembangunan gedung olahraga (GOR) di Sumba Timur yang dapat menjadi venue pertandingan.
“Kami sudah menyiapkan anggaran yang cukup untuk persiapan PON 2028 di NTT. Soal pembangunan GOR ini mari kita sama-sama berjuang saya sebagai gubernur, Pak Umbu Rudi sebagai anggota DPR RI, serta bupati dan wakil bupati agar rencana ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain fokus pada olahraga, Melki juga menekankan pentingnya mengintegrasikan kegiatan olahraga dengan penguatan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia menyebut konsep tersebut sebagai sportainment, yakni kegiatan olahraga yang sekaligus menghadirkan aktivitas ekonomi dan hiburan bagi masyarakat.
“Ke depan kegiatan seperti ini harus juga menggerakkan UMKM. Kalau sekarang ada enam UMKM yang terlibat, nanti bisa diperbanyak lagi agar olahraga berkembang sekaligus memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Turnamen Umbu Rudi Kabunang Cup I sendiri diikuti oleh berbagai tim voli dari Sumba Timur dan sekitarnya. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi masyarakat dan pelaku usaha lokal selama berlangsungnya pertandingan.
Di akhir acara, Melki secara resmi menutup turnamen tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan sebagai bagian dari upaya membangun prestasi olahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (ocp/ab)

