KUPANG, KN – Pemerintah Kota Kupang menunjukkan keseriusan mendalam dalam menjaga hak-hak anak dengan menggelar operasi penertiban pekerja anak di jalanan pada malam hari. Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo bersama Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., memimpin langsung aksi humanis ini di beberapa lokasi yang sering dijadikan tempat anak-anak berjualan hingga larut malam, termasuk area Alfamart Jalan El Tari pada Sabtu (13/6) malam.
Aksi ini tidak memakai pola lama yang sekadar mengusir anak-anak dari jalanan. Pemkot Kupang menerapkan metode yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan. Operasi gabungan yang melibatkan jajaran Dinas Sosial, DP3A, Dinas Perhubungan, Diskominfo, dan Satpol PP ini menindaklanjuti temuan lapangan hingga ke hulu.
Setiap anak yang terjaring langsung diantarkan ke rumah mereka masing-masing guna menjalani asesmen sosial agar pemerintah mengetahui pemicu utama mereka turun ke jalan.
“Kami tidak ingin penanganan ini selesai begitu saja setelah anak-anak pulang. Kami datang langsung ke kediaman mereka untuk mendeteksi apa yang kurang. Apakah ini karena kendala ekonomi, kebutuhan modal usaha, atau bantuan sosial yang belum masuk. Penuntasan harus menyentuh akar masalahnya agar selesai permanen,” ujar Wali Kota Kupang.
Christian menegaskan bahwa isu pekerja anak memerlukan keterlibatan lintas instansi guna memastikan pihak keluarga mendapat sokongan ekonomi yang layak, sehingga anak-anak dapat kembali fokus bersekolah dan menikmati masa kecilnya.
Langkah nyata tersebut langsung dibuktikan saat Wali Kota dan Wakil Wali Kota mengunjungi salah satu rumah anak yang terjaring. Dalam dialog tersebut, terungkap kisah pilu seorang nenek yang mengurus cucunya. Sang cucu terpaksa berjualan kerupuk demi biaya sekolah lantaran kakeknya menderita stroke sejak tahun 2024, sedangkan sang nenek sudah tidak bisa lagi berjualan sayur akibat mengalami patah tangan pascakecelakaan.
Merespons situasi memprihatinkan ini, Pemkot Kupang langsung berkoordinasi dengan pengurus RT, Dinas Sosial, dan DP3A untuk melakukan intervensi total. Pemerintah berkomitmen menyalurkan bantuan menyeluruh, meliputi:



Tinggalkan Balasan