Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot Kupang mendorong penguatan pembangunan berbasis wilayah melalui program inovasi sebesar Rp500 juta untuk setiap kelurahan. Program ini diharapkan dapat memperkuat pembangunan yang lebih partisipatif, merata, dan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan.
Bappeda Kota Kupang mencatat terdapat 364 usulan pembangunan yang berasal dari enam kecamatan di Kota Kupang, yakni Kecamatan Kelapa Lima, Maulafa, Oebobo, Kota Lama, Alak, dan Kota Raja. Seluruh usulan tersebut akan ditelaah lebih lanjut agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Adapun prioritas pembangunan tersebut terbagi dalam tiga bidang utama, yakni bidang ekonomi, sosial budaya, serta infrastruktur. Selain itu, pemerintah daerah juga menaruh perhatian pada penanganan isu strategis seperti stunting dan kemiskinan ekstrem.
Melalui forum ini, Pemerintah Kota Kupang berharap seluruh perangkat daerah dapat merumuskan program pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kupang. (*/ab)





Tinggalkan Balasan