Setelah Musda tingkat kabupaten/kota selesai, lanjutnya, proses konsolidasi akan dilanjutkan dengan musyawarah di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan.

Selain penguatan struktur organisasi, Melki juga menekankan pentingnya menghidupkan sayap ekonomi partai. Menurutnya, latar belakang Ketua DPD I Partai Golkar NTT sebagai pengusaha, menjadi dorongan agar kader Golkar tidak hanya bergerak di bidang politik, tetapi juga ekonomi.

“Pengurus Partai Golkar tidak hanya mengurus politik, tetapi juga harus bisa menggerakkan ekonomi. Potensi ekonomi di daerah ini sangat besar, dan Golkar harus menunjukkan bahwa sayap ekonomi partai bisa bergerak,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kaderisasi serta persiapan calon legislatif (caleg) sejak dini untuk menghadapi pemilu mendatang.

“Semua yang ingin menjadi caleg harus disiapkan jauh-jauh hari. Penentuan caleg harus lebih awal, baik untuk DPRD kabupaten/kota, provinsi maupun DPR RI,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, Alain Niti Susanto, berharap seluruh kader dapat terus bekerja sama untuk memperkuat partai.