Ia menegaskan, dukungan yang mengalir dari pengurus Kabupaten, membuktikan bahwa selama ini pengurus provinsi sudah bekerja dengan maksimal.
Fransisco menegaskan empat poin dalam kinerjanya selama memimpin TI NTT. Pertama, ia melakukan penguatan struktur organisasi, sehingga struktur organisasi TI NTT sampai ke Kabupaten/Kota tidak asal pilih.
“Kedua, kami dari Pengprov sudah selesai dengan pelatihan diklat pelatih, penguji, wasit, bahkan sampai pada ujian DAN, UKT gyok yang reguler,” jelasnya
Ketiga, kata Fransisco, adanya kesinambungan even pertandingan terbanyak, mulai dari instansi dan pribadi selama masa kepemimpinannya.
“Terakhir, teman-teman pelatih khususnya sabuk hitam sangat sejahtera. Saya perhatikan mereka, di periode berikut saya optimis akan meraih prestasi. Saya tanamkan dulu dasar fondasinya, baru kali berikut kita raih prestasinya,” tandas Fransisco. (*)



Tinggalkan Balasan