Fransisco Bessi, kata dia, tidak saja fokus pada prestasi, tetapi juga pembentukan karakter atlet dan pengurus. Ia memandang taekwondo bukan saja soal olahraga, tetapi juga wadah untuk membangun jiwa kepemimpinan.
Fransisco Bessi juga dinilai sangat konsisten mengedepankan kedisiplinan dan integritas. Beberapa prioritas yang disebut akan terus diperkuat pada periode mendatang.
“Sepeti membangun disiplin dan integritas dalam organisasi, pengembangan skill dan peningkatan prestasi atlet, membentuk tim yang solid dan suportif, dan menginspirasi serta memotivasi anggota mencapai potensi terbaik,” jelasnya.
Antonius menegaskan, keberhasilan organisasi selama ini merupakan hasil kerja bersama yang dibangun melalui semangat kolektif.
“Jadi Fransisco Bessi selalu menyebut bahwa keberhasilan organisasi adalah keberhasilan bersama,” terangnya.
Pasca dilantik jadi Ketua Pengkab TI Belu, Antonius mengaku melihat langsung komitmen Fransisco Bessi dalam menjaga prinsip organisasi.
“Pak Fransisco jujur dan adil dalam setiap tindakan, memiliki prinsip kuat dan tidak mudah tergoyahkan, bertanggung jawab atas setiap keputusan, serta menjadi teladan bagi atlet dan pengurus,” ungkapnya.



Tinggalkan Balasan