Sebagai daerah kepulauan, Rote Ndao juga menghadapi persoalan klasik. Keterlambatan distribusi BBM, misalnya, kerap menghambat aktivitas warga. Ketimpangan kebijakan pusat pun sangat terasa di wilayah paling selatan Indonesia itu.

Meski demikian, ia tak memilih menyerah. Di sektor pendidikan yang kini ia tekuni, Aplonia membentuk sejumlah komunitas sebagai ruang belajar alternatif bagi anak-anak dan generasi muda.

Ia mendirikan Rote Science Club dan Rote Chess Club, serta mengelola Komunitas Rote Bergerak yang kini berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Ia juga menjadi mentor Komunitas English Assistance Rote yang membantu banyak warga NTT belajar Bahasa Inggris melalui grup WhatsApp.

Tak hanya itu, ia terlibat dalam Relawan Peduli Sampah Rote yang tengah menyiapkan penerapan program Ecolitera di Rote Ndao.
“Komunitas-komunitas ini bersinergi dengan orang-orang Rote yang hebat. Kami juga terlibat dalam tim pendataan PLTS yang didukung Bapak Bupati Rote Ndao,” bebernya.

Membangun dari Pendidikan

Bagi Aplonia, kunci kemajuan Rote Ndao terletak pada pendidikan. Ia menilai anak-anak di daerah kepulauan itu membutuhkan dukungan yang sangat tinggi untuk bisa terus melanjutkan sekolah.

“Anak-anak harus mendapat dukungan yang sangat tinggi untuk tetap melanjutkan pendidikan,” tegasnya.

Proses membawa gagasan baru tentu tidak selalu mudah. Ia mengakui adanya resistensi sosial ketika mencoba perlahan-lahan menyamakan pandangan masyarakat tentang pentingnya membangun daerah. Karena itu, ia memanfaatkan setiap ruang komunikasi terbuka dengan pemerintah daerah untuk membangun kolaborasi.

Di mata Aplonia, pengabdian bukanlah slogan. Pengabdian adalah keberanian menjawab suara hati secara jujur.
“Makna pengabdian bagi saya adalah menjawab nurani secara jujur,” ucapnya.

Sebagai alumni LPDP dari daerah afirmasi, Aplonia menyadari tanggung jawab moral yang melekat pada dirinya dan para penerima beasiswa negara lainnya. Ia berharap semakin banyak anak muda NTT berani bermimpi menembus batas.

“Sekolah dan belajarlah. Jika kita berpendidikan, kita akan membantu orang dengan kualitas yang lebih baik,” pesannya.