Selain itu, Rahmat kembali menegaskan komitmen Direksi Bank NTT untuk melakukan transformasi menyeluruh di tubuh perusahaan, meliputi penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, pengembangan SDM yang profesional dan berintegritas, serta penguatan teknologi digital guna menjawab kebutuhan nasabah secara lebih cepat dan efisien.

Di akhir keterangannya, Rahmat menyebutkan bahwa penyaluran CSR kepada Seminari Tinggi Santo Mikael Kupang merupakan bagian dari program berkelanjutan “Bank NTT Peduli”.

Sepanjang tahun 2025, Bank NTT telah menyalurkan CSR dengan total nilai sekitar Rp7 miliar di berbagai sektor, termasuk pendidikan, UMKM, sosial keagamaan, lingkungan, serta pembangunan fasilitas publik di seluruh wilayah NTT. (*/ab)