Kupang, KN – Keluarga Manggarai Raya di Kota Kupang, mengecam keras tindakan pencatutan nama tokoh Manggarai, Frans Sarong, yang diduga digunakan oleh oknum tertentu untuk mendapatkan pinjaman dengan iming-iming proyek.

Mereka menilai, tindakan tersebut sebagai bentuk penipuan dan mencederai nama baik, serta integritas Frans Sarong.

Tokoh Manggarai sekaligus akademisi, Dr. Alex Madar menilai, pencatutan nama tersebut sangat bertentangan dengan kepribadian dan rekam jejak Frans Sarong.

“Beliau adalah seorang tokoh. Karena ketokohannya, ada orang yang memanfaatkan nama beliau. Itu benar-benar tidak benar,” ujarnya, Senin (2/2/2026).

Menurut Alex, keluarga besar dan komunitas Manggarai di Kupang sangat mengenal integritas dan moralitas Frans Sarong.

“Pak Frans memberi contoh moralitas yang baik. Kalau ada orang memanfaatkan kebaikan dan kerendahan hati beliau untuk penipuan, itu sangat mencederai perasaan kami,” katanya.

Ia menambahkan, Frans Sarong selama ini dikenal sebagai figur panutan dalam integritas, moralitas, dan sikap hidup yang jauh dari kepentingan pragmatis seperti proyek.