Sejumlah rute internasional telah disiapkan, di antaranya Kupang–Timor Leste dan Kupang–Australia. Minat dari maskapai penerbangan juga mulai terlihat seiring dengan kesiapan bandara menuju operasional internasional.

Dari sisi keamanan dan keselamatan penerbangan, Lanud El Tari menyatakan kesiapan penuh. Pihak Lanud juga berpengalaman dalam melayani penerbangan internasional.

Sementara itu, pengembangan fasilitas bandara terus dikejar dengan progres pembangunan telah mencapai lebih dari 60 persen, dan ditargetkan rampung pada Januari ini tanpa mengganggu penerbangan domestik yang sedang berjalan.

Gubernur Melki menegaskan, pembukaan penerbangan internasional harus sejalan dengan penguatan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Destinasi wisata, atraksi, serta ekosistem pendukung di NTT perlu dipersiapkan agar wisatawan mancanegara tidak hanya datang, tetapi juga tinggal lebih lama.

“Ini kerja besar dan kerja bersama. Fokus kita penuhi persyaratan mandatory agar Februari bisa beroperasi, kemudian penguatan lainnya kita dorong secara bertahap. NTT harus semakin terhubung dengan dunia,” tegasnya.