Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena yang mengikuti perayaan secara virtual dari Aula Mutis, Kantor Bupati Timor Tengah Selatan, menekankan bahwa Natal Nasional 2025 memiliki makna strategis bagi pembangunan keluarga di NTT, terutama dalam upaya menekan angka stunting.

Mengacu pada tema Natal Nasional 2025, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, Gubernur Melki menegaskan bahwa penyelamatan keluarga di NTT harus dimaknai secara konkret melalui peningkatan kualitas hidup dan kesehatan generasi muda.

“Salah satu tantangan terbesar kita saat ini adalah stunting. Ibadah Natal mengingatkan bahwa memuliakan Tuhan berarti merawat kehidupan. Pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari pemenuhan gizi ibu hamil dan balita,” tegas Melki.

Menurutnya, keselamatan generasi masa depan NTT dimulai dari keluarga yang sehat dan sejahtera. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTT terus mengintegrasikan upaya penanggulangan stunting dengan pemberdayaan ekonomi keluarga dan peningkatan akses pendidikan.