“Dalam operasi hari ini, Tim SAR Gabungan juga mengerahkan 17 alat utama untuk menyisir perairan dan pulau-pulau di sekitar Labuan Bajo,” lanjutnya.
Selain pencarian permukaan, Tim SAR Gabungan dari Ditpolair Polda NTT turut menurunkan Remotely Operated Vehicle (ROV) dan sonar.
Teknologi Multi Beam Sonar dari Institut Teknologi Bandung (ITB) serta dari Distrik Navigasi Kupang juga dikerahkan untuk mendeteksi keberadaan bangkai kapal KM Putri Sakkinah di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap dua korban yang masih hilang terus dilaksanakan oleh Tim SAR Gabungan dan akan dilanjutkan hingga sore hari. (*/ab)
Halaman





Tinggalkan Balasan