“Kadang-kadang hal-hal kecil ini yang bisa membuat situasi tidak damai. Semua orang bisa marah, dan itu realitas di lapangan,” jelasnya.

Selain bahan pokok dan BBM, Emi juga menyoroti persoalan listrik. Ia berharap gangguan listrik yang kerap terjadi pada periode sebelumnya tidak terulang kembali, termasuk antrean pelayanan BBM.

“Kami berharap kejadian mati-hidup listrik seperti sebelumnya tidak terjadi lagi, termasuk antrean BBM,” tegasnya.

Tak kalah penting, DPRD NTT juga memberi perhatian khusus pada ketersediaan minyak tanah yang masih menjadi kebutuhan utama masyarakat, terutama ibu rumah tangga.

“Minyak tanah ini sangat dirasakan oleh ibu-ibu. Ketika tidak tersedia, dampaknya langsung terasa di rumah tangga,” pungkas Emi. (*)