Kupang, KN – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Penjaminan Kredit Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Jamkrida NTT) menebar kasih, bersama para lansia dan anak-anak yatim piatu di Kota Kupang.

Kegiatan penyerahan CSR (Corporate Social Responsibility) dalam bentuk uang dan bingkisan ini, dilaksanakan selama dua hari, yakni Selasa (16/12/2025) dan Rabu (17/12/2025).

Pada hari pertama, Dewan Komisaris, Direksi, karyawan dan karyawati Jamkrida NTT mengunjungi Panti Sosial Tresna Werdha Budi Agung, untuk berbagi kasih bersama para lansia. Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Jamkrida NTT, Dr. Frits O. Fanggidae, dalam dialog bersama para lansia menyampaikan bahwa, Jamkrida NTT merupakan perusahaan penjaminan kredit daerah milik Pemerintah Provinsi NTT, yang hadir untuk melayani dan memberi manfaat bagi seluruh masyarakat NTT.

“Perusahaan ini milik kita semua. Yang bekerja juga anak-anak NTT. Jadi dari kita, oleh kita, dan untuk kita semua. Jamkrida NTT memiliki kewajiban untuk memberi perhatian kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk kelompok lansia yang merupakan bagian penting dari kita semua,” ujar Fanggidae, didampingi Plt Direktur Operasional Jamkrida NTT, Ferdinand Lerrick.

Ia menjelaskan, kehadiran para lansia di panti merupakan bagian dari rencana Tuhan, dan Jamkrida NTT bersyukur masih diberi kesempatan untuk berbagi kasih.

“Apa yang kami berikan memang tidak banyak, tetapi ini adalah tanda kasih dari kami. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari ucapan syukur menjelang HUT Jamkrida NTT pada 19 Desember, HUT Provinsi NTT pada 20 Desember, serta perayaan Natal pada 25 Desember,” jelasnya.

Menurut Fanggidae, sepanjang tahun 2025 Jamkrida NTT telah menerima banyak berkat, sehingga mampu mengelola perusahaan dengan baik, dan mencapai target yang ditetapkan.

“Mewakili seluruh pengurus dan pemegang saham, khususnya Bapak Gubernur NTT, kami menyampaikan salam hormat dan terima kasih kepada bapak dan mama sekalian. Kiranya Tuhan senantiasa memberkati dan melindungi kita semua,” tuturnya.

Sementara itu, Pejabat Pekerja Sosial UPT Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Dinas Sosial Provinsi NTT, Filipus Nomleni, menjelaskan, para lansia di panti tersebut terus diberdayakan melalui berbagai kegiatan rutin.

“Setiap hari ada kegiatan pembinaan, mulai dari pembinaan rohani, konseling, perlindungan kesehatan, rekreasi, bimbingan sosial, hingga olahraga bersama seperti jalan santai dan senam lansia,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, banyak lansia di panti memiliki keterampilan dan kreativitas yang terus didorong agar tetap aktif dan produktif.

“Atas nama Kepala UPTD, kami menyampaikan terima kasih kepada Plt Direktur Utama dan Plt Direktur Operasional Jamkrida NTT yang hari ini hadir mengunjungi opa dan oma. Mereka sangat menantikan kunjungan seperti ini, terlebih menjelang akhir tahun,” ungkap Nomleni.

Menurutnya, kunjungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi para lansia karena dapat mengobati kerinduan mereka terhadap anak-anak dan keluarga di kampung halaman.

“Para opa dan oma sangat senang menyambut tamu yang datang, karena itu memberi kebahagiaan dan rasa diperhatikan,” pungkasnya.

Kunjungi Panti Asuhan

Selanjutnya pada hari kedua yakni Rabu (17/12/2025), Dewan Komisaris, Direksi dan Karyawan serta Karyawati PT. Jamkrida NTT (Perseroda) mengunjungi Panti Asuhan Bhakti Luhur dan Panti Asuhan Nurussa’adah.

Plt. Direktur Utama Jamkrida NTT Dr. Frits Fanggidae dalam sambutanya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pengelola panti asuhan yang dengan penuh dedikasi merawat anak-anak berkebutuhan khusus.

Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan dan penyerahan bantuan di Panti Asuhan Bhakti Luhur.

Dr. Frits mengatakan, setelah melihat langsung aktivitas dan pelayanan yang dilakukan para suster bersama para pendamping di panti tersebut, ia merasa sangat salut.

Menurutnya, tidak semua orang memiliki kerelaan untuk mengorbankan waktu dan hidupnya demi mengurus anak-anak, terlebih anak-anak dengan kebutuhan khusus.

“Kami sungguh menghargai ini sebagai sebuah penghormatan kemanusiaan yang luar biasa. Tidak semua orang mampu melakukan hal seperti ini,” ujar Dr. Frits.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan gambaran umum mengenai keberadaan dan peran PT Jamkrida NTT. Ia berharap bantuan yang diberikan, meskipun tidak besar, dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat bagi para suster serta seluruh anak di panti asuhan.

“Atas nama pimpinan dan seluruh karyawan PT Jamkrida NTT, kami mengucapkan terima kasih atas kerelaan para suster dan pendamping dalam merawat anak-anak di sini. Kiranya Tuhan memberkati kita semua,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Panti Asuhan Bhakti Luhur, Suster Asti, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan Jamkrida NTT.

Ia mengatakan, semua anak di panti tersebut merupakan anak-anak berkebutuhan khusus yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

“Tuhan menggerakkan hati kita semua untuk terus berbuat baik. Kami mengucapkan terima kasih karena Tuhan mengutus bapak dan ibu untuk membantu meringankan beban kami,” ungkap Suster Asti.

Ia menjelaskan bahwa, seluruh anak di panti tersebut bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB). Selain itu, anak-anak juga diberdayakan sesuai dengan kemampuan masing-masing, seperti memproduksi tempe dan membuat rosario untuk dijual ke masyarakat.

“Kami berupaya memberdayakan semua kemampuan anak-anak yang ada di sini. Semoga Tuhan memberkati kita semua,” tuturnya.

Senada dengan itu, perwakilan Panti Asuhan Nurussa’adah, Ustad Ramli, turut menyampaikan terima kasih kepada Jamkrida NTT.

Menurutnya, bantuan yang diberikan oleh Jamkrida NTT sangat bermanfaat bagi anak-anak di panti asuhan tersebut.

“Semoga bapak dan ibu beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan dalam setiap karya dan pelayanan di Jamkrida NTT,” tandasnya. (*)