Melki menuturkan bahwa pengalaman pada pameran pembangunan 17 Agustus 2025 lalu, menunjukkan perputaran uang yang meningkat hingga 10 kali lipat dari modal yang dikeluarkan.

“Untuk UMKM dan IKM serta masyarakat luas, silakan mempersiapkan diri untuk bisa bertransaksi ekonomi di situ,” ungkapnya.

Gubernur Melki berharap, pameran ini dapat menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi masyarakat di seluruh titik pelaksanaan kegiatan.

Ia mengimbau warga NTT untuk hadir dan memanfaatkan pameran ini, sebagai ruang transaksi yang menguntungkan, terutama bagi para pelaku UMKM.

“Saya mendorong UMKM untuk berjualan di pameran pembangunan karena akan ada puluhan ribu orang berkunjung dan bertransaksi di situ. Ekonomi masyarakat bisa berjalan dan memberikan ruang yang bagus bagi UMKM,” tegas Melki.

Adapun 12 titik pameran pembangunan HUT ke-67 NTT tersebut terdapat di Soe, TTU–Malaka–Belu (1 titik), Manggarai–Manggarai Barat–Manggarai Timur (1 titik), Sumba Barat–Sumba Barat Daya–Sumba Timur–Sumba Tengah (2 titik), Nagekeo–Ngada–Ende–Sikka (1 titik), Flores Timur (1 titik), Lembata (1 titik), Alor (1 titik), Rote (1 titik), Sabu Raijua (1 titik), dan Kota Kupang–Kabupaten Kupang (1 titik). (*)