Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga menerima aspirasi terkait sejumlah mahasiswa, yang belum bisa mengakses Beasiswa KIP Kuliah. Ia berjanji akan menyampaikan permasalahan tersebut kepada pemerintah.
“Terkait KIP Kuliah, saya akan sampaikan kepada pemerintah. Ketua Komisi X juga dari Golkar, jadi saya akan koordinasikan agar persoalan ini dapat diselesaikan,” ucapnya.
Ketua Stikes Nusantara Kupang, Albert Yunander Tulle, turut menyampaikan sejumlah harapan kepada anggota DPR RI tersebut. Ia menekankan bahwa Stikes Nusantara Kupang merupakan satu-satunya perguruan tinggi di NTT yang memiliki Program Studi S1 Gizi.
“Program-program kami banyak diarahkan pada pemberdayaan Prodi S1 Gizi, terutama dalam mendukung upaya penanganan stunting bersama Pemerintah Provinsi,” jelas Albert.
Pihak kampus juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten TTU untuk memberikan kesempatan kuliah kepada putra-putri daerah tersebut.
“Banyak mahasiswa kami yang berasal dari keluarga kurang mampu. Sebelum lulus pun mereka masih kekurangan biaya kuliah. Kami berharap anak-anak ini bisa lebih diperhatikan karena mereka bertekad membangun NTT,” tambahnya.
Mahasiswa lainnya berharap, pemerintah memberikan perhatian lebih bagi mahasiswa kurang mampu dari desa dan daerah pelosok.
“Kami masih membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat. Selain itu, kami mohon agar gedung kampus Stikes Nusantara ini bisa diperhatikan dan difasilitasi untuk diperbaiki agar lebih layak,” ungkapnya.
Kegiatan kuliah umum ditutup dengan sesi diskusi dan penyerapan aspirasi dari para peserta, serta foto bersama. (*)







Tinggalkan Balasan