Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada UCB yang telah berhasil mendirikan Fakultas Kedokteran pertama dari kampus swasta di NTT. Gubernur Melki menyatakan bahwa kehadiran fakultas tersebut menjadi solusi atas kebutuhan tenaga dokter di NTT.
“Kita patut bangga. Dengan adanya fakultas kedokteran di UCB, kita memiliki lembaga yang menjawab kebutuhan dokter di daerah. Ini juga akan menjadi tempat yang melahirkan lulusan berkualitas, bahkan bisa bekerja hingga ke Jepang,” katanya.
Menurutnya, lulusan UCB menjadi salah satu yang diminati di Negeri Sakura karena kualitas serta etos kerja yang baik. Selain itu, Gubernur Melki juga menyinggung rencana Program Jam Belajar yang akan segera diluncurkan. Ia mengajak seluruh pihak untuk kembali menghidupkan nilai-nilai keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.
Pada bagian akhir sambutannya, Gubernur mengungkapkan keprihatinan atas temuan kasus HIV/AIDS yang mulai teridentifikasi pada siswa SMP di Kota Kupang.
Ia menegaskan bahwa masalah tersebut bukan semata kesalahan anak-anak, melainkan tanggung jawab bersama orang tua, lingkungan, pemerintah, dan tokoh masyarakat.



Tinggalkan Balasan