Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari anggaran Pemerintahan kota kupang melalui Kecamatan Kelapa Lima, donatur dan warga.

Pemkot Kupang sebagai inisiator pelaksanaan event budaya mendorong agar budaya berkembang secara kolektif agar mampu melestarikan budaya, mengeratkan kebersamaan, memupuk perasaan saling memiliki, mencerdaskan pikiran dan membantu pertumbuhan ekonomi. Dan diharapkan dapat menjadi pintu masuk wisatawan ke kota kupang.

Plt Lurah Kelurahan Lasiana, Elisa Pel Tobing menyampaikan pihaknya sangat responsif terhadap program-program Pemkot Kupang di tingkat kelurahan.

Festival budaya ini akan menghidupkan dan mengembangkan budaya tradisional kita sehingga tidak kehilangan jati diri dan identitas autentik sebagai bangsa yang beragam.

“100% kita mendukung dan merespons dengan semaksimal mungkin program-program Pemkot Kupang yang menyasar tingkat kelurahan dan warga Lasiana.” Ujar Elisa saat diwawancarai koranntt.com di sela-sela acara.

Elisa menuturkan setiap kelurahan sudah dibagikan waktu dan kesempatannya untuk mengadakan festival budaya masing-masing. Dalam pelaksanaannya, pemerintah kelurahan berkoordinasi dengan RT/RW, LPM, warga, Kecamatan Kelapa Lima, para UMKM, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Pemkot Kupang melalui Dinas Pariwisata Kota Kupang.