Menanggapi aspirasi tersebut, Sekda Kota Kupang, Jefri Pelt memastikan bahwa, seluruh masukan dari warga akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan bersama Pemerintah Provinsi NTT serta dinas terkait.
Pemkot Kupang, katanya, berkomitmen untuk memperkuat sektor UMKM, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat, dari kegiatan pariwisata dan kebudayaan.
“Saya sudah mencatat semuanya. Semua potensi yang ada tidak boleh hanya menjadi tontonan, tetapi harus menjadi tumpuan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Jefri juga menyebut bahwa, meski Pemkot tengah menghadapi efisiensi anggaran akibat pengurangan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp204 miliar, komitmen untuk membangun kota melalui sektor budaya tidak akan surut. Pemerintah akan tetap memaksimalkan pembiayaan sesuai mekanisme yang diizinkan.
Festival Budaya Lasiana mengusung tema “Pesona Lasiana: Harmoni Seni dan Budaya”, sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, yang menempatkan pelestarian budaya sebagai salah satu pilar pembangunan sumber daya manusia dan pariwisata kota.



Tinggalkan Balasan