“Kami sebagai anak-cucu menjaga warisan ini. Tidak pernah terbayang sebelumnya bahwa Ibu Belmira dan tim datang mengunjungi keluarga untuk menggali informasi tentang situs Raja-Raja Tanof. Itu menjadi awal gagasan penulisan buku ini,” ujar Esau, di sela-sela peluncuran buku, Rabu (26/11/2025).
Ia menjelaskan, berkat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, keluarga akhirnya melihat hasil nyata berupa penerbitan dua buku sejarah yang diresmikan oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.
“Kami sebagai keluarga memberikan masukan dan informasi. Hari ini, hasil kerja keras tim telah terwujud,” tambahnya.
Keluarga Besar Tanof juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi, dalam proses penulisan hingga peluncuran buku tersebut.
Di balik kesibukan sebagai pendidik, Kepala UPTD SDN Palsatu, Belmira S. F. Santos, bersama tim penulis tetap meluangkan waktu, untuk menggali data sejarah langsung dari keluarga Tanof sebagai sumber utama. Pendampingan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, turut memastikan penyusunan buku berjalan baik hingga tahap peluncuran.



Tinggalkan Balasan