Dari sisi branding, Aswin menyampaikan bahwa nama produk yang diusulkan adalah Ulumbu Coffee.
“Nama ini dipilih karena kopi tersebut tumbuh berdampingan dengan pemanfaatan panas bumi. Selama ini mungkin dianggap sulit, tetapi justru kopi dari kawasan panas bumi kini semakin dikenal dunia,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, menegaskan bahwa pengembangan komoditas lokal merupakan bagian dari tanggung jawab PLN untuk memastikan kehadiran pembangkit energi bersih dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.
“Bantuan mesin dan pelatihan pengolahan kopi ini kami harapkan menjadi langkah awal bagi petani untuk naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat. PLN akan terus mendampingi agar Kopi Ulumbu dapat berkembang menjadi kebanggaan Manggarai,” ujar Rizki. (Humas PLN)



Tinggalkan Balasan