Pemateri pelatihan, Heribert Aswin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat perekonomian masyarakat melalui peningkatan kualitas produk hilir kopi, terutama bagi komunitas adat Poco Leok.

“Kehadiran PLN UIP Nusra sangat membantu masyarakat dengan memberikan mesin roasting, mesin pembubuk, dan mesin pengemas kopi. Peralatan ini memudahkan petani menghasilkan produk yang lebih baik,” jelasnya.

Aswin menambahkan, perangkat yang diberikan PLN merupakan mesin dengan standar industri.

“Mesin bantuan PLN UIP Nusra ini sudah digital dan jauh lebih maju dibanding mesin-mesin yang selama ini tersedia di Manggarai. Ini akan sangat mempermudah petani dalam proses produksi,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa enam pemuda Desa Wewo kini telah menguasai teknik sangrai sesuai standar setelah mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, peluang peningkatan ekonomi masyarakat semakin terbuka lebar.

“Dengan adanya bantuan ini, pendapatan bulanan masyarakat dari penjualan kopi siap seduh berpotensi meningkat,” tambahnya.