Kupang, KN — Ribuan guru dan siswa dari berbagai jenjang pendidikan, memadati ruas-ruas jalan Frans Seda di Kota Kupang, dalam kegiatan Jalan Sehat, Sabtu (14/11/2025) sore.
Jalan Sehat ini, digelar untuk menyongsong peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-30 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), yang jatuh pada tanggal 25 November 2025.
Pantauan Koranntt.com, kegiatan Jalan Sehat resmi dilepas oleh Ketua PB PGRI NTT Dr. Semuel Haning, bertempat di kampus UPG 1945 NTT, dengan titik finish di tempat yang sama.
Para peserta Jalan Sehat melalui rute ke Gereja Asumpta Kupang, kemudian menuju Jalan Frans Seda. Tiba di Bundaran Patung Kirab, peserta Jalan Sehat balik arah ke Bundaran Tirosa, kemudian menuju ke kampus UPG 1945 NTT.
Mereka mengenakan kaos bertema HGN dan PGRI, lengkap dengan atribut penuh semangat, yang menegaskan kebersamaan dan persatuan di kalangan tenaga pendidik.
Ketua Panitia Pelaksana Ulfianti Toele mengatakan, meski di tengah cuaca yang tidak mendukung, tapi para guru dan siswa antusias mengikuti kegiatan Jalan Sehat.
“Bahkan dari Kabupaten Kupang, jauh-jauh dari Sulamu, juga turut berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Sehat bersama. Luar biasa. Ini merupakan suatu prestasi. Dari sejumlah kegiatan HUT PGRI, baru kali ini, terlihat semangat dan antusiasme dari para guru untuk kegiatan kita kali ini,” kata Ulfianti kepada wartawan, usai Jalan Sehat.
Ia menjelaskan, dengan antusiasme yang begitu tinggi dari guru dalam kegiatan HUT PGRI dan HGN tahun 2025, maka pihaknya berencana untuk melaksanakan kegiatan yang sama pada tahun 2026 nanti.
“Kita berupaya untuk bisa memperkenalkan PGRI di masyarakat lewat kegiatan-kegiatan outdoor, sehingga masyarakat bisa melihat PGRI hadir di tengah masyarakat, dan semakin dicintai masyarakat,” terangnya.
Ulfianti menambahkan, pada tanggal 19 November 2025 mendatang, pihaknya akan melaksanakan lomba paduan suara dan tarian foti, bertempat di Taman Budaya, Kota Kupang.
“Ini kolaborasi antara Kota dan Kabupaten. Kenapa Foti? Karena tarian Foti ini hampir punah. Puji Tuhan sudah ada 5 pendaftar, dan ini akan kita laksanakan bersamaan dengan lomba paduan suara,” terangnya.







Tinggalkan Balasan