“Kami memastikan keamanan dari bandara, hotel, hingga lokasi kegiatan. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat NTT dapat menyambut acara ini dengan ramah dan ikut menjaga keamanan serta ketertiban, agar citra positif NTT dan Indonesia tetap baik di mata dunia,” ungkapnya.
Direktur Jenderal Diplomasi, Promosi, dan Kerja Sama Kebudayaan (DPKSK) Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Endah Triastuti D. Retnoastuti menjelaskan bahwa, pelaksanaan IPACS menjadi momentum penting bagi Indonesia memperkuat hubungan budaya dengan negara-negara di kawasan Pasifik.
“Selama ini kerja sama Indonesia dengan negara-negara Pasifik masih terbatas. Padahal kita memiliki banyak kesamaan, baik dari sisi budaya, sumber daya alam, maupun tradisi. Melalui IPACS, kita ingin memperluas pengaruh dan mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, kerja sama ini juga menjadi wadah untuk menghadapi tantangan bersama, seperti perubahan iklim yang berdampak pada negara-negara kepulauan di kawasan Pasifik.



Tinggalkan Balasan