Salah satu penenun senior yang juga menjadi juri dalam lomba tenun motif Sepe, Bertania Lobo (Foto: RKK/Koranntt.com)

“Kami butuh pendampingan dan juga modal untuk mengembangkan kegiatan menenun. Terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota, yang selalu mengenakan tenun Sepe. Itu sangat membantu kami dalam mempromosikan karya penenun khususnya yang ada di Kota Kupang,” katanya.

Melalui Festival Sepe 2025, semangat pelestarian budaya dan kreativitas lokal terus hidup di tengah masyarakat. Kota Kupang tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga menenun masa depan yang penuh warna dan harapan. (RKK/ADV)