“Tahun ini kegiatannya semakin banyak dan kreatif. Terima kasih untuk anak-anak muda Kota Kupang atas dedikasi dan inovasinya. Kalung yang saya pakai hari ini adalah hasil karya komunitas muda di Kelapa Lima, bukti bahwa kreativitas anak Kota Kupang luar biasa,” ujar Jefri, Minggu (2/11/2025) malam. 

Sekda Kota Kupang juga memberikan semangat, kepada para peserta lomba dalam festival tersebut. Menurutnya, yang dilihat pemerintah bukan juara, tetapi antusiasme dan keterlibatan generasi muda dalam menjaga dan merawat budaya Kota Kupang merupakan hal yang utama. 

“Juara bukan ukuran. Begitu kalian mendaftar dan ikut berpartisipasi, kalian sudah menjadi juara. Terima kasih kepada adik-adik dan tim kreasi yang telah memperkaya motif tenun Sepe,” tambahnya.

Dijelaskan Sekda Jefri Pelt, Festival Sepe 2025 tidak hanya menjadi ajang seni, tetapi juga momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Dengan diselenggarakannya Festival Sepe 2025, banyak UMKM yang meraup keuntungan. Artinya, Festival Sepe 2025 juga mampu menjadi penggerak roda ekonomi, khusus untuk para penenun dan penjual kain tenun motif Sepe.