Ia mengaku saat ini, banyak CSR dari sejunlah perusahaan yang mengontak pemerintah Kota Kupang untuk bergabung ke dalam kegiatan SABOAK.

Pelaku UMKM SABOAK masih berjualan menggunakan meja seadanya. Bantuan Booth dinilai akan sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM. (Foto: RKK/Koranntt.com)

Namun, pemerintah juga akan mengarahkan, agar CSR-CSR tersebut bisa digunakan untuk pengembangan dan pemanfaatan kegiatan-kegiatan lain seperti olahraga, dan tidak hanya fokus pada satu kegiatan saja.

Untuk diketahui, setiap hari Sabtu dan Minggu, terdapat 100 UMKM yang dilibatkan dalam kegiatan SABOAK. Pelibatan UMKM ini diatur dengan baik, dan secara teknis jadwalnya diatur oleh Dinas Pariwisata Kota Kupang.

SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang) adalah salah satu inovasi cerdas dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama dengan Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francies, dalam menggerakan ekonomi masyarakat, dengan mengoptimalkan Taman Nostalgia untuk pemberdayaan pelaku UMKM lokal Kota Kupang.

Mama Leba, Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang setiap Sabtu dan Minggu berjualan di SABOAK, menyambut positif bantuan dari PT. Taspen.