Samosir menambahkan, total program CRS yang di-support ke pemerintah Kota Kupang adalah senilai Rp75 juta. “Total CSR yang di-support ke pemerintah kota sebesar Rp75 juta,” tandasnya.
Ke depan, lanjutnya, PT. Taspen juga akan menyalurkan bantuan CSR berupa Sunset Cinema dan bedah rumah. Dukungan PT. Taspen ini, dalam rangka membantu menyukseskan program pemerintah Kota Kupang, di bawah kepemimpinan dr. Christian Widodo dan Serena Cosgrova Francies.
“Sunset Cinema dan bedah rumah masih dalam proses. Kami masih berkoordinasi dengan pemerintah Kota Kupang. Harusnya tahun ini, kami sudah serahkan,” tutupnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francies mengatakan, bahwa SABOAK adalah salah satu wujud visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Sudah 18 minggu program Saboak berjalan, dan omzet yang dihasilkan itu sudah mencapai Rp4 miliar. Ini merupakan salah satu pencapaian pemerintah yang kami lihat trennya positif,” kata Serena.
Ia mengaku saat ini, banyak CSR dari sejunlah perusahaan yang mengontak pemerintah Kota Kupang untuk bergabung ke dalam kegiatan SABOAK.

Namun, pemerintah juga akan mengarahkan, agar CSR-CSR tersebut bisa digunakan untuk pengembangan dan pemanfaatan kegiatan-kegiatan lain seperti olahraga, dan tidak hanya fokus pada satu kegiatan saja.
Untuk diketahui, setiap hari Sabtu dan Minggu, terdapat 100 UMKM yang dilibatkan dalam kegiatan SABOAK. Pelibatan UMKM ini diatur dengan baik, dan secara teknis jadwalnya diatur oleh Dinas Pariwisata Kota Kupang.
SABOAK (Sunday Market Buat Orang Kupang) adalah salah satu inovasi cerdas dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama dengan Wakil Wali Kota Serena Cosgrova Francies, dalam menggerakan ekonomi masyarakat, dengan mengoptimalkan Taman Nostalgia untuk pemberdayaan pelaku UMKM lokal Kota Kupang.
Mama Leba, Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang setiap Sabtu dan Minggu berjualan di SABOAK, menyambut positif bantuan dari PT. Taspen.







Tinggalkan Balasan