Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, dalam sambutannya menilai, potensi ekonomi NTT sangat besar dan perlu disinergikan dengan program pembangunan pemerintah daerah.
“Potensi ekonomi NTT luar biasa dan harus relevan dengan arah pembangunan Pemprov NTT. Saya berpesan agar seluruh panitia dan pengurus BPD maupun BPC menjalankan Musda sesuai mekanisme organisasi tanpa melewati aturan yang ada,” kata Akbar.
Ia menekankan bahwa Musda bukan sekadar agenda formal untuk memilih Ketua, tetapi Musda adalah ruang bagi kader HIPMI untuk berdialog, bernegosiasi, dan menyusun program strategis tiga tahun ke depan.
“Musda ini harus menjadi ajang menyusun program konkret yang mampu membantu pemerintah meningkatkan ekonomi daerah dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI NTT Ikhsan Darwis menjelaskan bahwa, Musda merupakan agenda wajib HIPMI setiap tiga tahun sekali, sekaligus ajang regenerasi kepemimpinan.
“Masa jabatan hanya tiga tahun dan satu periode. Proses Musda sudah kami jalankan, dan kali ini hanya satu calon ketua umum yang mendaftar, yaitu Bro Restu Dupe. Karena itu, Musda akan dilaksanakan secara efisien dan langsung dilanjutkan dengan pelantikan,” jelas Ikhsan.



Tinggalkan Balasan