Lebih lanjut Gubernur Melki berharap agar pelatihan pemuda ini dapat berdampak pada peningkatan usaha ekonomi kreatif mandiri di kalangan pemuda sekaligus sebagai sumber pendapatan yang menjanjikan.

“Melalui pelatihan pemuda seperti ini, diharapkan para pemuda semakin produktif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di berbagai daerah-daerah terutama di bidang UMKM, dimulai dengan mengolah, mengemas dan menjual produk sudah jadi yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi dari pada bahan mentah/baku. Hal ini tentu akan mendukung Program OVOP dan Gerakan Beli NTT,” harap Gubernur Melki.

Selain itu, Gubernur Melki juga berharap agar pelatihan ini dapat memberikan dampak dan melibatkan pemuda dalam menanggapi isu-isu dan permasalahan yang saat ini sedang terjadi.

“Sebagai generasi penerus, para pemuda memiliki tanggung jawab moral untuk kemajuan Bangsa. Selain mengembangkan potensi pemuda dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian, dipandang penting untuk melibatkan pemuda dalam menyuarakan dan bertindak untuk isu-isu penting baik di tingkat lokal maupun global seperti kesehatan, anti narkoba, KDRT, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dan isu sosial lainnya,” tambahnya. (car/ab)