Namun, lewat program PLN Peduli, PLN UIP Nusra bersama berbagai pemangku kepentingan berhasil mematahkan anggapan tersebut. Air kini mengalir di Desa Nubahaeraka, menandai awal baru bagi warganya untuk hidup lebih sehat dan sejahtera.
“Sampai kucing bertanduk, siapapun pemimpinnya air tidak akan masuk di desa. Tetapi dengan bantuan ini, saya yakin apa yang dulu terasa mustahil kini menjadi nyata,” ujar Kepala Desa Nubahaeraka, Vinsensius Nuba, penuh rasa syukur.
Vinsen mengenang, sebelum adanya bantuan, warga harus berjalan kaki sejauh 1 hingga 3 kilometer hanya untuk mendapatkan air minum dan air masak. Sementara untuk kebutuhan mandi dan mencuci, mereka belum memiliki sarana yang memadai.
“Dengan adanya bantuan ini, kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang kesehatan, pasti akan membaik sedikit demi sedikit. Atas nama seluruh warga Nubahaeraka, saya menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Papha dan PLN Peduli yang telah memberi perhatian khusus bagi desa kami,” kata Vinsen.
Ia juga mengajak warganya untuk menjaga fasilitas yang telah dibangun dan terus mendukung langkah PLN menghadirkan energi bersih di Lembata.
“Nubahaeraka seratus persen untuk PLTP Atadei,” ujarnya penuh semangat.



Tinggalkan Balasan