“Kalau teman-teman HIPMI bisa memproduksi air mineral lokal saja, potensi ekonominya bisa mencapai Rp200 sampai Rp250 miliar per tahun. Bahkan, sekitar Rp700 miliar per tahun kita keluarkan, hanya untuk membeli pinang dari luar NTT. Sebenarnya saat ini banyak peluang untuk membuka usaha baru di NTT,” ujarnya.
Ia memastikan, Pemerintah Provinsi NTT akan memberikan dukungan penuh bagi generasi muda, khususnya anggota HIPMI, agar dapat membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi daerah.
“Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan saya dan Wakil Gubernur Pak Johni Asadoma, akan terus mendukung anak-anak muda yang berani berwirausaha, dan berkontribusi membangun NTT,” tegas Gubernur Melki.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPD HIPMI NTT, Muhammad Ikhsan Darwis, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur atas dukungan dan kesempatan bersilaturahmi bersama pengurus HIPMI di rumah jabatan.
“Malam silaturahmi ini menjadi ajang konsolidasi pengurus BPC HIPMI se-NTT menjelang Musda agar bisa berjalan lancar. Terima kasih kepada semua panitia SC dan OC yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini,” kata Ikhsan.







Tinggalkan Balasan