Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan bagi Gereja adalah membangun generasi masa depan yang berkarakter, beriman, dan peduli terhadap sesama. Ia menambahkan, menyambut perayaan Bulan Lingkungan Hidup pada November mendatang, Ia mengajak seluruh jemaat GMIT untuk mendukung program penanaman 50 ribu anakan Asam dan Kopi di Pulau Semau dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
“Mari kita jaga bumi dan lingkungan kita sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan. Selamat ulang tahun, dan selamat merayakan makna bergereja yang sejati dalam kebersamaan,” tutupnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Alexon Lumba, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT, Mahadin Sibarani, unsur Forkopimda Kabupaten Kupang, serta tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh pemuda. (Biro Adpim)



Tinggalkan Balasan