Lebih lanjut, Prof. Unifah menyoroti rendahnya apresiasi terhadap profesi guru di Indonesia, terutama jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya.
Oleh karena itu, melalui kampanye ini, PGRI ingin mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk memberikan perhatian serius, terhadap akses pendidikan serta kesejahteraan guru.
“Profesi guru saat ini kurang diminati, karena gaji yang rendah dan status yang belum jelas. Melalui kampanye ini, kami ingin memperjuangkan hak-hak pendidikan anak-anak, sekaligus penghargaan yang layak bagi guru,” tegasnya.
Prof. Unifah juga mengajak PGRI NTT untuk berpartisipasi aktif dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni Nasional, yang akan menjadi bagian dari puncak perayaan Hari Ulang Tahun PGRI di Jakarta.
Sementara itu, Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning, menyampaikan rasa terima kasih, kepada Ketua Umum PB PGRI dan tim, atas kepercayaan yang diberikan kepada NTT.
“Ini merupakan kebanggaan besar bagi kami. Dari seluruh provinsi, hanya enam yang dipilih, dan NTT salah satunya. Semoga hasil dari seminar ini bisa memperkuat kolaborasi antara PGRI pusat, daerah, dan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan