Gubernur menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Gereja, yang memiliki tujuan sama: menghadirkan kehidupan bermartabat bagi seluruh warga. Melalui kerja sama di bidang pemberdayaan ekonomi berbasis iman, pendidikan, kesehatan, dan advokasi kebijakan inklusif, Gubernur mengajak semua pihak untuk berjalan bersama menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya melihat kerja sama antara pemerintah dan Gereja selama ini masih sangat kurang. Padahal, sinergi kita sangat dibutuhkan untuk membangun masyarakat NTT yang lebih sejahtera. Ini harus kita tingkatkan secara nyata, bukan hanya sekadar wacana, agar program-program pembangunan dan pelayanan masyarakat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat,” tegas beliau.

Gubernur NTT mendorong agar Gereja juga terlibat dalam menghidupkan ekonomi rakyat dengan program One Community One Product. Tiap-tiap paroki diharapkan menggerakan masyarakat untuk mengembangkan satu produk unggulan masing-masing untuk dipasarkan.

“Dalam bidang pertanian dan perkebunan misalnya, kita dorong agar polanya berubah. Dari pola tanam-panen-jual menjadi pola tanam-panen-olah-kemas-jual,” kata Gubernur Melki.