Danrem 161/Wirasakti Kupang selaku Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Satgas Pamtas RI-RDTL, Brigjen TNI Hendro Cahyano, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas pengabdian para prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Selama penugasan, kedua satuan Satgas berhasil mencatat sejumlah prestasi di lapangan,” ujarnya.

Ia menyebut, Yonif 741/GN, batalyon mekanis yang berada di bawah Korem 163/Wira Satya dengan markas di Jembrana, Bali, bertugas di Sektor Timur.

Satgas ini berhasil menggagalkan berbagai upaya penyelundupan, termasuk penyitaan dua unit mobil jenis Rush dan sembilan sepeda motor berbagai jenis.

Selain itu, masyarakat perbatasan secara sukarela menyerahkan dua pucuk senjata organik standar TNI, yaitu satu pistol FN 45 dan satu senjata laras panjang.

Di Sektor Barat, Yonarhanud 15/DBY, satuan bantuan tempur dari Kodam IV/Diponegoro yang berkedudukan di Jatingaleh, Semarang, berhasil menggagalkan upaya penyelundupan barang subsidi milik pemerintah.