Untuk etape 3 Atambua-Soe yang mengambil star di lapangan Mako Brimob Atambua pukul 09.00 Wita menyedot perhatian masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelajar serta anak-anak.
Sepuluh menit melintasi Kota Atambua, warga tumpah ruah memadati sisi kiri dan kanan jalan yang dilintasi pembalap internasional yang baru pertama kali disaksikan oleh mereka. Warga betul-betul eforia dengan fokus perhatian pada pembalap luar negeri yang disebut mereka bule.
“Da…bule, da…bule nanti datang lagi e. Au e bule dong jago-jago dan ganteng-ganteng, dong pu kaki terbuat dari apa ko, jalan satu pulau hanya dengan sepeda,”celoteh ibu-ibu dan remaja putri yang membentuk pagar betis di sisi kiri dan kanan jalan di Kota Atambua,Jumat, 11 September 2025.
Antusias warga terlihat sepanjang jalan trans Timor sampai kota dingin Soe. Setiap masuk finish ibu-ibu,remaja putri serta anak-anak berebutan foto bersama pembalap bule.
Etape 3 dilepas oleh Bupati Belu, Wilibordus Lay dan disaksikan pejabat yang mewakili Gubernur NTT, Viktor Manek, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,jajar Forkopimda Kabupaten Belu serta tamu undangan lainnya.



Tinggalkan Balasan