Pembukaan acara diawali dengan penampilan tarian tradisional dari berbagai etnis di NTT, yang memberikan warna khas sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada para peserta dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para peserta dan berharap acara ini menjadi momen berharga untuk mempererat tali persaudaraan dan kecintaan terhadap tanah NTT.
“Atas nama masyarakat NTT, saya ucapkan selamat datang kepada seluruh peserta yang telah menempuh perjalanan jauh untuk menjadi tamu kami. Semoga kunjungan ini menjadi malam yang indah dan kalian semua jatuh cinta dengan tanah ini,” ujarnya.
Melki menegaskan, Tour De EnTeTe bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan juga perayaan identitas NTT yang mengedepankan sportivitas, keindahan pariwisata, serta kekayaan budaya.
“Dari olahraga kita belajar sportivitas, dari pariwisata kita kenal keindahan, dan dari budaya kita paham persaudaraan yang kuat,” tambahnya.
Gubernur Melki juga memaparkan keindahan alam dan budaya tiga pulau yang menjadi lintasan balap, dari gunung dan laut di Timor, sabana emas di Sumba, hingga kekayaan budaya di Flores.



Tinggalkan Balasan