Di balik setiap pukulan Sagi tersimpan nilai kehormatan, keakraban, dan perdamaian. Sementara di balik setiap sabetan Larik terkandung sejarah dan kebanggaan yang membentuk identitas budaya.
“Ini bukan sekadar kenangan masa lalu, tapi semangat hidup yang menjadi inti jati diri kita untuk terus menghidupi dan meneruskan tradisi budaya ini,” tutup Sipri. (*)
Halaman



Tinggalkan Balasan