“Tadi kita sepakati untuk diperpanjang, sehingga nanti BNPB akan melakukan verifikasi dan mengusulkan ke Kementerian Keuangan, agar bisa segera memberikan hibah lagi kepada daerah. Walaupun bencananya sudah lama, tetapi penyelesaian perumahan, pelayanan pendidikan, kesehatan, hingga mata pencaharian harus kita pikirkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto mengungkapkan hingga kini status Gunung Lewotobi masih tanggap darurat.

Ia menyebut, bahwa sebagian besar warga sudah menempati hunian sementara, kecuali sekitar 250 kepala keluarga (KK) di Pos Konga yang masih tinggal di tenda.

“Hunian sementara tahap terakhir akan selesai akhir Agustus ini. Sehingga seluruh masyarakat terdampak sudah bisa pindah ke hunian sementara. Hunian sementara dibangun di lokasi aman, jauh dari kawasan gunung. Tetapi tentu saja masyarakat tidak akan selamanya di situ, karena mereka akan dipindah ke hunian tetap yang kini sedang dipersiapkan,” papar Suharyanto.